Skip to content

Sertifikasi Jaminan Halal

Sertifikasi Jaminan Halal (SJH) merupakan Sistem manajemen terintegrasi yang disusun, diterapkan dan dipelihara untuk mengatur Bahan Baku, Proses Produksi, Produk Jadi, Sumber Daya Manusia dan Prosedur dalam rangka menjaga kesinambungan proses produksi halal sesuai dengan persyaratan LPPOM MUI. 

Manfaat penerapan SJH adalah untuk Menjamin kehalalan produk selama berlakunya Sertifikat Halal MUI, Menimbulkan Kesadaran Internal untuk memiliki pedoman kesinambungan proses produksi Halal, Memberikan jaminan dan ketentraman bagi pelanggan dan masyarakat serta Mencegah kasus ketidakhalalan produk bersertifikat halal.

Peraturan yang mengatur mengenai regulasi Halal ini tercantum dalam UU No.18 tahun 2021 tentang Pangan, Peraturan Pemerintah No. 86 tahun 2019 tentang Keamanan Pangan, Peraturan Badan POM No.20 Tahun 2019 tentang Kemasan Pangan dan Peraturan Menteri Perindustrian No.24/ M-IND/PER/2/2010 tahun 2010. 

Berdasarkan HAS 23000 menyebutkan bahwa persyaratan sertifikasi halal itu ada dua yaitu dengan menerapkan 11 Kriteria Sistem Jaminan Halal (HAS 23000:1) dan Memenuhi Kebijakan dan Prosedur Sertifikasi Halal (HAS 23000:2).

Dengan mendapatkanya Sertifikasi Jaminan Halal, kami menjamin setiap produk yang kami hasilkan adalah halal dan sudah melalui proses yang baik dan benar sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Berita Terkait